Regenerasi Kepemimpinan
Sebagai orang yang pernah dibesarkan dalam sebuah organisasi yang ada di kampus, saya sering bertanya kepada adik-adik yang sekarang ini memegang posisi strategis. Siapa calon pemengang posisi Anda berikutnya? Respon dari pertanyaan itu beragam. Ada yang hanya sebatas senyum, ada yang dengan yang yakinnya mengatakan ada, beberapa dan lain sebagainya.
Sahabat sekalian. Jika Anda juga termasuk kedalam orang-orangĀ yang saat ini menjadi pimpinan atau berada di posisi-posisi strategis di organisasi Anda. Saya ingin mengatakan kepada Anda bahwa tugas adalah mencetak sebanyak mungkin orang-orang yang mengantikan Anda.
Berapapun jawaban terkait pertanyaan saya tadi, yang jelas jumlah orang yang Anda sebutkan itu mencerminkan kemampuan Anda dalam meregenerasi kepemimpinan dalam organisasi. Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang bisa mencetak calon pemimpin berikutnya. Lantas, bagaimana caranya agar kita bisa mencetak pemimpin yang berkualitas? Ada beberapa prinsip penting yang perlu Anda perhatikan.
Kehidupan organisasi terletak pada sistem dan kaderisasi. Bukan orang!
Jika Anda saat ini adalah pemimpin maka kesadaran Anda bahwa institusi/organisasi tidak boleh bergantung kepada orang, akan tetapi bergantung pada sistem pembinaan dan kaderisasi SDM yang berkualitas adalah sangat penting. Kenapa demikian? Karena organisasi yang bisa bertahan adalah organisasi yang bergantung pada sistem dan kaderisasi.
Jika kita memperhatikan, memang ada sejumlah organisasi yang besar dengan nama besar pemimpinnya. Tapi itu tidaklah lama. Kebesarnnya hanya selama orang itu memimpin, maksimal selama ia masih hidup. Akan tetapi berbeda dengan organisasi yang meletakkan eksistensinya kepada sistem kaderisasi. Ia bisa bertahan hingga puluhan bahkan ratusan tahun lamanya. Karena disetiap generasinya selalu ada orang yang siap dan layak menjadi pemimpin organisasinya.
Menumbuhkan sikap percaya
Jika Anda begerak dalam sistem maka percayalah bawah ada orang yang bisa Anda persiapkan untuk membesarkan organisasi Anda. Sikap ini juga harus Anda tanamkan pada semoa orang yang ada di organisasi tersebut. Akan selalu ada orang yang dipersiapkan untuk menjadi pemimpin berikutnya setelah Anda memimpin.
Hal ini tentunya akan berdampak pada kesiapan orang-orang Anda ketika Anda sudak tidak memimpin mereka.
Melakukan pembelajaran secara bertahap
Membentuk seseorang menjadi pemimpin tidak semudah membalikkan telapak tangan. Menjadi pemimpin butuh pembelajaran dan pengalaman. Karenanya dalam mencetak para pemimpin berikunya harus Anda mulai dengan memberntuk situasi psikologis pada semua orang dilingkup organisasi Anda kan pentingnya regenerasi kepemimpinan. Selanjutnya barulah Anda bisa mulai mengerucutkan ke beberapa orang yang Anda nilai memiliki kemampuan menjalani proses regenerasi itu.
Kemudian ciptakanlah sejumlah kondisi sehingga orang-orang yang Anda anggap layak tadi berkesempatan menggantikan sebagian tugas dari tugas-tugas Anda sebagai pemimpin. Hal ini penting sebagai pembelajaran dan memberikan rangsangan berfikir sekaligus modal pengalaman kepada mereka jika kelak diberikan kesempata untuk menggatikan Anda sebagai pemimpin.
Menularkan sikap-sikap kepemimpinan
Kemampuan kepemimpinan orang yang Anda orientasikan tersbut tentunya tidak sebatas pada kemampuan adminstrasi dan manajerial dalam sebuah organisasi. Tetapi juga pada hal-hal non teknis lainnya, keteladanan, pola pikir dan hal lain yang harus menyertai diri seorang pemimpin. Yang perlu diingat adalah bahwa penanaman karakter kemepemimpina tidak cukup bila hanya dilakukan dengan pendekatan teoritis saja. Karenanya pendekatan yang harus Anda lakukan adalah pendekatan lapangan. Artinya Anda harus melakukannya dengan memberikan contoh atau ketauladanan.
Buatlah sebuah iklim dimana orang-orang tersebut bisa melihat Anda sebagai orang memiliki cita-cita yang besar dan jauh kedepan, memiliki keyakinan yang kuat, motivasi yang tinggi, disiplin dan selalu membiasakan diri menjadi pribadi unggul.
Hal itu tentu sangat penting agar calon pemimpin berikutnya bisa mempersiapkan diri untuk lebih baik atau paling tidak sama seperti apa yang Anda lakukan.
Komentar