Dalam sebuah kepengurusan yang baru terbentu, biasanya pimpinan terpilih mempunyai ide dan gagasan besar yang akan dikembangkan dalam masa kepengurusan ke depan. Visi dan misi yang ditawarkan kemudian akan menentukan pola kerja dan kebijakan-kebijakan yang akan diambil. Termasuk bagaimana kombinasi kepengurusan yang akan mengejawantahkan visi dan misinya itu. Saat ini mungkin belum muncul dalam khalayak rame, tapi jelasnya setiap pemimpin punya karasteristik dan punya kebijakan pandangan tersendiri bagaimana kebutuhan kepengurusan ke depan.
Bagi kami yang sudah tidak bisa terlibat banyak, atau antum semua yang kini menjadi jundi tentunya berharap agar kepengurusan yang akan terbentuk nantinya akan bisa menjaga asholah dakwah yang selama ini dibentuk. Selain itu juga, kemajuan demi kemajuan yang lebih baik tentunya juga harus mengiringi setiap perjalanan itu. Dan ada satu lagi yang penting dari itu semua adalah kesiapan antum semua untuk menerima semua amanah yang akan diembankan ke antum. Karena visi dan misi sebaik apapun, kalau hanya sebatas sebagai wacana dan cita-cita tidak berarti apa-apa tanpa kerja nyata. Dan itu semua tergantung dari kesiapan antum semua, yang sekarang menjadi motor-motor pernggerak dakwah yang ada di kampus kita. Karenanya BERSIAP SIAGALAH…!!! (wahyu permadi)
Alan berkata,
Juli 4, 2009 pada 1:33 pm
be strong than before
keep on dakwah guys!
Allahu akbar
mifta berkata,
Agustus 2, 2009 pada 3:43 am
Assalamualaikum wr.wb,
Disiplin tersulit adalah ketekunan, kemantapan yang patut dipertanyakan keistiqomahan. Love Always to JF, COZ I’m n U’re moslem
Alysa Stivanie Kania berkata,
September 7, 2009 pada 6:56 am
Ya Allah, berilah kekuatan kepada pemimpin2 kami..